Pernah melihat seseorang yang perfeksionis, terpaku dengan aturan dan keteraturan yang detail, sering mengkritik, mengeluh apabila tidak sesuai dengan yang dipikirkannya? Bisa jadi itu gejala gangguan kepribadian obsesif kompulsif.
Gangguan kepribadian obsesif kompulsif adalah kondisi medis di mana seseorang memiliki kebutuhan yang luar biasa dengan keteraturan, perfeksionis, dan kontrol diri serta lingkungan. Orang ini selalu merasa dirinya benar dan tidak nyaman apabila situasi yang terjadi menyimpang dari yang dipikirkannya. Hal ini yang seringkali menimbulkan konflik dengan pasangan, keluarga, dan rekan kerja.
Orang dengan gangguan kepribadian obsesif kompulsif sering tidak merasa bahwa dia mengalami gangguan sehingga menolak ketika diajak untuk berkonsultasi.
Berikut merupakan gejalanya:
Kondisi tersebut bisa disebabkan karena:
Gangguan kepribadian obsesif kompulsif dapat memberikan efek yang tidak baik dan merugikan seperti:
Terapi yang dapat dilakukan adalah:
Salam SEJI-GO
(Sehat Jiwa Bersama Lahargo)
Oleh:
dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ
Psikiater dan Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor