BOGOR - Ratusan siswa SMP PGRI 1 Bogor mendapatkan edukasi tentang kenakalan remaja, pencegahan narkoba, dan HIV/AIDS. Acara ini digelar oleh Puskesmas Sempur bekerja sama dengan RS Marzoeki Mahdi pada hari Selasa (10/12/2024).
Edukasi dimulai dengan penjelasan tentang kenakalan remaja, termasuk perilaku seperti tawuran, bolos sekolah, merokok, dan seks bebas. Dampaknya mencakup risiko kriminalitas, kecanduan narkoba, penyakit menular seksual, hingga HIV/AIDS.
Programer Kesehatan Jiwa Puskesmas Sempur, Isna Vita Fauziah, membuka acara edukasi dengan memaparkan dampak dari kenakalan remaja yang harus dihindari oleh para siswa.
"Kalian ini termasuk kategori remaja yang rentan terhadap berbagai risiko kenakalan remaja, kali ini kalian akan mendapatkan informasi tentang kenakalan remaja dan dampaknya, termasuk pencegahan narkoba dan HIV AIDS,” ucap Isna.
Iyep Yudiana bersama Desy Herawaty sebagai penyuluh kesehatan memulai edukasi dengan memutar video penyuluhan dari sekolah lain. Tujuannya adalah memberikan motivasi kepada siswa bahwa SMP PGRI 1 Bogor juga siap bebas dari kenakalan remaja, narkoba, dan HIV/AIDS.
"Kenakalan remaja memiliki banyak bentuk, seperti tawuran, merokok, bolos sekolah, seks bebas, penggunaan narkoba, perundungan, hingga pencurian," ujar Iyep kepada ratusan siswa dan guru yang takzim menyimak.
Guru SMP PGRI 1 Bogor menyatakan bahwa penyuluhan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya kenakalan remaja serta pencegahannya. Acara diakhiri dengan suasana meriah, di mana siswa berpartisipasi aktif hingga penyuluhan selesai.
Salah satu guru, Yaya Ruhaya, menyampaikan bahwa penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pemahaman tentang bahaya kenakalan remaja, narkoba, dan seks bebas, serta dampak negatif yang mungkin terjadi jika mereka terjerumus.
"Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi siswa, dimana siswa di kasih tau bahaya kenakalan remaja, bahaya narkoba dan bahaya sek bebas serta dampak yang akan terjadi bila anak-anak melakukanya," ujarnya. (PKRS)