Selasa, 30 April 2019, Pkl. 13.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, digelar *Rapat Koordinasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat antara RS.dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor dan Pemkab. Cirebon melalui Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Satpol PP.* 8 Orang hadir sebagai peserta rakor yang terdiri Dinas Kesehatan yaitu Hj. Lutfiyah, Ade Nurlina dan Ruhayati, Dinas Sosial yaitu Mimin, Satpol PP yaitu Yon Sudarto dan Wisma Wijaya dan RS. dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor yaitu Ketut Sudiatmika, Iyep Yudiana dan Lilin Darmiyanti.
Dinas Kesehatan Kab. Cirebon yg dipimpin oleh Hj. Eni Suhaeni, sebagai Kadinkes, dan Hj. Lutfiah sebagai pemegang program jiwa melaporkan bahwa Kabupaten Cirebon mempunyai 60 puskesmas dengan 848 kader kesehatan jiwa yang tersebar di 424 desa. Sedangkan jumlah
ODGJ yang tercatat di Dinas Kesehatan sebanyak 200 ODGJ dengan 43 diantaranya adalah ODGJ dengan Pemasungan.
Sedangkan Mimin dari Dinsos melaporkan bawa terdapat 400 Disabilitas Mental tercatat selama tahun 2017 dari 40 kecamatan di Kab. Cirebon.
Dinsos juga mempunyai rumah singgah sementara dengan daya tamping sekitar 50 orang, namun rumah singgah tesebut diperuntukan bagi semua jenis penyandang disabilitas dengan waktu huni yang terbatas.
Rakor Pelayanan Kesehatan Jiwa Kab. Cirebon bersama RS. dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor membahas tentang Promosi Keswa RSMM, Pelayanan Keswa Kab. Cirebon, permasalahan penanganan ODGJ Kab. Cirebon dan rencana kegiatan Promosi Kesehatan Jiwa Masyarakat dan Evakuasi ODGJ se-Kab. Cirebon, khususnya 43 ODGJ Pasung, yang waktu kegiatannya akan dilaksanakan sesegera mungkin, guna menuju Kab. Cirebon bebas pasung tahun 2019.
Akhir rapat koordinasi di pungkas dengan photo bersama dengan jargon yang khas yaitu :
Stop Pasung
Sehat Jiwa
Pulih, Produktif dan Mandiri