31 Maret 2022

Mencegah Demensia di Usia Muda

oleh admin
tag
681 x dilihat

Mencegah Demensia di Usia Muda

 

Demensia adalah gejala dari penuaan yang seringkali paling ingin dihindari dan terasa menakutkan bagi banyak orang. Gangguan kesehatan ini mampu menurunkan kualitas hidup seseorang secara bertahap karena dapat membuat penderitanya tidak bisa berpikir, mengendalikan emosi hingga mampu mengganggu aktifitas sehari-hari.

Gejala ini biasa dialami oleh orang tua dengan usia di atas 65 tahun, namun belakangan ini menjadi lebih umum di antara anak muda. Bahkan orang-orang seringkali secara otomatis berpikir, “Apakah aku mengalami Demensia?” karena kesulitan mengingat sesuatu.

Semakin stress, semakin besar kemungkinan mengalami masalah kesehatan. Hal yang sama berlaku pada demensia. orang yang berada di bawah tekanan yang besar serta mengalamui banyak stress mungkin mengalami gejala penurunan daya ingat karena kemampuan hipokampus menurun. Namun dalam kasus yang lebih parah, kemampuan kognitif, konsentrasi dan perhatian seseorang dapat terganggu dan demensia dapat berkembang lebih cepat dan perlu perhatian. Dalam hal ini orang-orang mungkin tidak akan mampu melakukan aktifitas secara normal, dan proses memperoleh informasi tidak mudah.

Jika ingin mencegah demensia dan meningkatkan daya ingat, mulailah dengan beberapa hal seperti ini;

1. Olahraga secara teratur

Persyaratan dasar untuk perawatan kesehatan fisik dan mental adalah dengan olahraga rutin. Karena ketika berolahraga, otak menghasilkan zat yang disebut Endocanabinoid yang memiliki efek anti depresan yang cukup kuat dan menghasilkan hormon endorphin yang biasa disebut hormone bahagia. Olahraga secara alami melepaskan hormon bahagia ini sehingga dapat mengurangi tingkat stress dan meningkatkan memori.

2. Makan Dark Chocolate

Ada pepatah yang mengatakan bahwa orang harus makan ,makanan manis’ ketika sedang gugup atau tertekan. Juga ada banyak orang yang secara alami mencari makanan manis ketika mengalami stress. Cokelat memiliki efek menurunkan kadar hormon stress dan menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, tidak semua cokelat memiliki efek seperti ini. Dark Chocolate dianggap lebih efektif dibandingkan jenis cokelat yang lain.

3. Tidur yang cukup

Daya ingat di dalam otak akan lebih kuat saat tidur. Tidak hanya itu, tidur 7-9 jam per hari mampu meningkatkan fokus seseorang dan menurunkan tingkat stress.

4. Konsumsi makanan sehat

Tingkatkan konsumsi ikan, daging ayam, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayur- sayuran serta suplemen dan makanan yang mengandung omega 3 karena dapat membantu fungsi daya ingat otak.

5. Meditasi

Lakukan meditasi karena dapat membuat tubuh anda rileks dan menurunkan tingkat stress. Teknik ini juga dapat meningkatkan memori jangka pendek dan spasial.

 

 

Perdana Bunga Aprilia

RSJ dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor

Bagikan Postingan Ini:
Chat WhatsApp