Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek (2019) menganjurkan, masyarakat melakukan aktivitas fisik, minimal 30 menit setiap hari. Aktivitas fisik yang dilakukan diharapkan membuat masyarakat hidup sehat. Manfaat olah raga/aktifitas fisik bagi kesehatan tubuh yang disampaikan oleh Daniel Landers, Profesor Pendidikan Olahraga dari Arizona State University (2021):
Dengan berolahraga secara teratur, akan meningkatkan fungsi hormon-hormon dalam tubuh di mana hormon-hormon ini mampu meningkatkan daya tahan tubuh menjadi bugar, daya tahan tubuh dan kekebalan tubuh.
Melakukana olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan. Berolahraga dapat menambah jumlah oksigen di dalam darah dan dapat memperlancar aliran darah menuju otak. Sehingga meningkatkan fungsi otak.
Setiap orang pasti akan mengalami stress, dan tidak melihat dari usia namun bisa terjadi pada siapa saja. Berolahraga, seseorang dapat membantu mengatasi emosi, rasa kegelisahan, cemas, sehingga mengurangi stres didalam dirinya. Dengan rajin melakukan olahraga, secara rutin akan memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dibandingkan orang yang tidak berolahraga. Aktivitas olahraga menyebabkan tubuh bereaksi termasuk otak. Karena otak akan melepaskan banyak hormon termasuk endorphin yang bisa mempengaruhi suasana hati menjadi lebih gembira, riang dan senang.
Adapun, dampak akibat kekurangan berolah raga yaitu menyebabkan berat badan akan menjadi tidak terkontrol, dan tentunya memberikan dampak bagi tubuh anda seperti Tubuh menjadi lemas, obesitas, nafsu makan yang tidak normal.
Adapun jenis-jenis olahraga yang mudah didlakukan yang baik untuk kesehatan:
Berolahraga dapat menormalkan kadar kolesterol didalam tubuh, membakar kalori didalam tubuh, menyehatkan jantung, dan mencengah terjadinya obesitas Aktivitas fisik atau olahraga yang terencana, teratur dan terukur serta dilakukan secara rutin, sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran fisik bagi yang melakukannya.
Penulis: Ernyati Pakpahan, S.Gz.
Referensi :
Nila Moeloek, Tahun 2019, Anjuran durasi waktu Olag raga https://p2ptm.kemkes.go.id/tag/anjuran-menkes-nila-soal-durasi-waktu-olahraga
Daniel Landers, Profesor Pendidikan Olahraga dari Arizona State University
Jurnal Pengabdian Siliwangi P-ISSN 2477-6629 Volume 7, Nomor 1, Tahun 2021
Depkes RI, 2013. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.
Sumber gambar : Freepik