BOGOR - Petugas dari Pusat Kesehatan Jiwa Nasional (PKJN) RS Marzoeki Mahdi memberikan edukasi pranikah kepada 10 pasang calon pengantin terkait pentingnya menjaga gizi dan kesehatan mental di Kantor Urusan Agama (KUA) Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (30/7/2024).
Pengetahuan mengenai gizi juga membantu calon pengantin dalam menjaga berat badan ideal, mengelola stres, dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan kebahagiaan pernikahan.
Ahli Gizi PKJN RS Marzoeki Mahdi, Novarina Majid, mengatakan bahwa pengetahuan mengenai gizi sangat penting untuk dimiliki oleh calon pengantin, bukan hanya calon ibu, tetapi juga calon ayah, karena peran keduanya sangat penting dalam menjaga gizi keluarga agar mencegah terjadinya stunting.
"Asupan gizi yang sehat untuk calon pengantin ini sangat penting, terutama bagi calon ibu yang akan mengandung dan melahirkan, agar di kemudian hari tidak terjadi stunting pada anaknya," kata Novarina.
Pengetahuan mengenai kesehatan mental memungkinkan pasangan untuk mengenali tanda-tanda stres dan kecemasan, serta menerapkan strategi coping yang efektif. Dengan memahami pentingnya kesehatan mental, calon pengantin dapat membangun komunikasi yang lebih baik, mengelola konflik dengan cara yang konstruktif, dan menjaga hubungan yang harmonis. Kesehatan mental yang baik juga mendorong kebahagiaan dan kesejahteraan emosional, yang sangat penting dalam menciptakan hubungan pernikahan yang kuat dan tahan lama. Iyep Yudiana, sebagai Penyuluh Kesehatan Masyarakat, mengajak para calon pengantin untuk memperhatikan kesehatan mental menjelang pernikahan dan pada saat hidup berumah tangga.
"5 Tips untuk menjaga kesehatan mental yang bisa diaplikasikan dalam hidup berumah tangga, yaitu, saling mengenal pasanganya, jalin komunikasi yang baik, selesaikan masalah dengan bijak, kelola stres dengan positif, serta kemauan untuk terus belajar", ujar Iyep.
Selama ini, kegiatan edukasi pranikah kepada calon pengantin rutin diberikan oleh petugas dari PKJN RS Marzoeki Mahdi dengan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Bogor.