07 May 2019

Rahasia Di balik Tulisan Tangan ( Baseline)

by admin
tags
2632 views

Rahasia Di balik Tulisan Tangan ( Baseline)

LIVE IS NEVER FLAT

Beberapa waktu lalu saya membaca tulisan Mas Fadhil Dzulfikar di blog pribadi tentang pengajuan beasiswa keluar negri yang menggunakan tulisan tangan dan ternyata salah satu bentuk penilaiannya adanya analisa tulisan tangan yang dilakukan oleh penguji dalam menganalisa kondisi psikologis juga karakter dari penulis, Wow ternyata analisa tulisan tangan sudah diterapkan di bidang pendidikan terutama dalam seleksi siswa dan tren penggunaan grafology sebagai tools analisa semakin berkembang, Metode analisa tulisan tangan juga sudah digunakan di berbagai perusahaan besar dalam rekruitmen pekerja. Berati Grafology sudah mulai banyak dipelajari oleh khalayak umum.  Tips menganalisa kontrol perasaan emosi, suasana hati, pendirian dengan melihat baseline.

 

Baseline????? Apa sih???

Baseline dapat diumpakan sebagai sebuah jalan untuk mencapai cita-cita. Sebaris kalimat yang dituliskan pada selembar kertas, seolah-olah menggambarkan keadaan masa lalu (di awal kalimat), mengalir ke masa sekarang (di tengah-tengah kertas), dan berakhir di masa depan (di bagian sebelah kanan kertas). Untuk mengetahui tipe garis dasar atau baseline penulis harus menulis di kertas kosong tanpa garis. nah lalu biarkan penulis menuliskan apa yang ada dipikirannya setelah itu baru bisa dinilai termasuk yang manakah orang tersebut, jika ternyata garis dasarnya berubah-ubah kita dapat simpulkan dengan melihat dominasi garis dasar yang ada.

  - Garis dasar lurus,

Orang yang menulis dengan gaya ini cenderung untuk mengatur dan menyiapkan dirinya saat berhadapan dengan orang lain. Orang ini sangat terkontrol, mengikuti aturan main, dan diplomatis.Stabilitas emosi, rapi, Seimbang, disiplin, ada kecenderungan kaku, kurang luwes.

 - Garis dasar super lurus,

Tulisan dengan garis dasar super lurus, menunjukkan upaya super kontrol dari penulisnya. Tulisan semacam ini umumnya ditulis oleh orang yang ingin menutup rapat-rapat sesuatu yang ada di dirinya

 - Garis dasar menaik,

Garis penulisan yang menaik mencerminkan optimisme dan kemauan penulisnya untuk mencapai cita-citanya. Aktif, berpikir positif, dan selalu berusaha untuk mencapai cita-cita adalah ciri khas orang-orang dengan penulisan menaik.

 - Garis dasar menurun,

Tulisan dengan garis dasar menurun umumnya ditemukan pada orang-orang yang cenderung melihat segala sesuatu dari segi buruknya, susahnya ataupun masalahnya. Orang yang menulis dengan gaya ini sering merasa sinis terhadap lingkungan sekitar, merasa selalu menjadi korban keadaan, dan selalu kecewa.

 - Garis dasar cembung,

Tulisan dengan garis tipe ini sekilas nampak seperti ditulis oleh seseorang yang berpikiran positif dan antusias (karena garis dasar nampak menaik). Akan tetapi, dengan melihat ujungnya yang mengarah ke bawah, sebenarnya penulisnya tanpa sadar memproklamirkan dirinya sebagai figur yang gampang menyerah.

 - Garis dasar cekung,

Tulisan dengan pola garis dasar cekung menunjukkan adanya perasaan tertekan, tenggelam, dan menyempit di dada penulisnya. Seseorang yang menuliskan tulisannya dengan garis dasar cekung harus sering mempunyai teman yang selalu memberikan semangat. Dalam suatu kegiatan atau pekerjaan, meski di awal nampaknya berniat, di tengah-tengah jalan bisa merasa limbung, lelah dan kehilangan gairah.

 - Garis putus asa,

Tanda-tanda bahwa seseorang mempunyai kecenderungan untuk menyerah tiba-tiba bisa dilihat pada garis dasar di ujung sebuah kalimat (pada pinggir sebelah kanan). Disini sebuah kata atau huruf tiba-tiba kehilangan pegangan dan jatuh. Jatuhnya kata atau huruf ini sering demikian tiba-tiba dan umumnya hanya terdapat pada satu kata atau beberapa huruf saja. Hal ini menunjukkan adanya potensi kehilangan kontrol (putus asa dan menyerah) pada saat-saat tertentu

 - Garis dasar yang naik turun semaunya,

Penulis ini bisa kadang nampak bersemangat, tertawa, tetapi kemudian tiada hujan tiada angin, tiba-tiba loyo dan berdiri tegak, atau bahkan menangis tersedu-sedu. Tulisan semacam ini adalah ciri tulisan dan seseorang yang tempramental dan selalu dalam kondisi up and down.

 - Garis dasar yg ngaco (tidak jelas arahnya),

Penulis ini memiliki kekacauan secara mental, cenderung diambang kehancuran secara sosial. Dia tidak akan peduli dengan segala aturan sosial dan bahkan mendekati sociopath. Kondisi seperti ini sangat menyedihkan. Dibutuhkan pertolongan seorang ahli di bidang emosional dan mental. Kemungkinan lain adalah penulis sedang tertekan atau lelah.

 

Richad D.S. Afandi S.Psi

Grafolog & Professional Hypnotherapist

Staf ASN Psikogeriatrik RS.dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor

Share This Post:
WhatsApp Chat