25 March 2022

Peran Apoteker Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien pada Terapi Jangka Panjang

by admin
tags
2070 views

Kepatuhan terhadap terapi jangka panjang untuk penyakit kronis memegang peranan penting untuk mencapai tujuan terapi. Dengan melakukan intervensi untuk meningkatkan kepatuhan dapat memberikan hasil positif yang signifikan, yaitu melalui pencegahan primer pada faktor risiko dan pencegahan sekunder terhadap hasil terapi yang merugikan. Selain itu, meningkatkan kepatuhan juga meningkatkan keselamatan pasien karena pasien yang memiliki risiko yang mengancam jiwa dapat terselamatkan.

Konsekuensi dari kepatuhan yang buruk terhadap terapi jangka panjang adalah hasil terapi yang buruk dan peningkatan biaya perawatan kesehatan. Kepatuhan yang buruk terhadap terapi jangka panjang sangat membahayakan efektivitas pengobatan sehingga hal ini merupakan masalah kritis dalam kesehatan baik dari perspektif kualitas hidup dan ekonomi kesehatan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien antara lain:

  1. Masalah sosial ekonomi pasien yang menghambat pasien untuk dapat mengikuti rencana pengobatan,
  2. Tim/sistem perawatan kesehatan,
  3. Karakteristik penyakit,
  4. Terapi penyakit.
  5. Sistem kesehatan yang digunakan

 

Diperlukan tindakan untuk memecahkan masalah yang terkait dengan masing-masing faktor tersebut salah satunya dengan melibatkan Apoteker di dalam program manajemen perawatan pasien di rumah sakit. Apoteker di dalam melaksanakan pelayanan kefarmasian di rumah sakit memiliki peranan di dalam meningkatkan kepatuhan pasien, antara lain:

  1. Melaksanakan konseling kepada pasien, keluarga pasien dan pendamping pasien sehingga menambah pengetahuan mereka tentang pengobatan yang dijalaninya. Keluarga dan komunitas yang mendukung pasien berperan aktif dalam meningkatkan sikap pasien terhadap kepatuhan dan pencegahan kekambuhan. Selama konseling dilakukan pula Pelayanan informasi obat (PIO) kepada pasien berupa pengetahuan cara pakai, dosis, cara penggunaan, interaksi dan efek samping. Dengan diberikannya PIO dan konseling kepada pasien diharapkan pasien patuh pada pengobatan sehingga tujuan terapi dapat tercapai.
  2. Pada pasien Psikiatri dengan komorbiditas dilakukan pemberian edukasi pasien, keluarga pasien dan pendamping pasien tentang penggunaan obat-obatan dan kondisi penyakit pasien, sehingga diperoleh instruksi yang jelas tentang pengelolaan penyakit, sifat penyakit pasien, dan pemahaman yang baik tentang penyakit dan gejalanya;
  3. Ikut berperan di dalam perawatan pasien di bawah lingkup praktik yang memungkinkan tenaga farmasi untuk bertemu secara individual dengan pasien, memantau penggunaan obat pasien, dan efek samping obat. Sehingga memberikan efek terapi yang optimal dengan efek samping yang minimal.

 

Di dalam pemberian layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan pasien, diperlukan pula tindakan yang terkoordinasi dari profesional kesehatan. Oleh karena itu diperlukan pendekatan multidisiplin terhadap kepatuhan, serta komitmen yang lebih kuat terhadap pendekatan multidisiplin untuk mencapai kemajuan di dalam meningkatkan kepatuhan pasien.

Penulis:
Witri Resmiati, S.Si, Apt. 

Share This Post:
WhatsApp Chat