HASIL PEMILU dan STRES "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? "
(Psalm) "Stress is not what happens to us. It's our response TO what happens. And RESPONSE is something we can choose." Stres bukanlah sesuatu yang terjadi pada kita TETAPI itu adalah respon kita terhadap sesuatu yang terjadi DAN respon tersebut adalah sesuatu yang dapat kita pilih
(Maureen Killoran)
Hasil pemilu saat ini bisa menyebabkan timbulnya STRES pada mereka yang mendapatkan hasil yang tidak diharapkan. Fase fase psikologis seseorang ketika mendapatkan hal yang tidak diinginkan adalah :
1. Fase Shock dan Denial
2. Fase Anger
3. Fase Bargaining
4. Fase Depression
5. Fase Acceptance
(Kubbler Ross)
Jadi stres ada 2 bentuk, yang positif (disebut juga eustress) membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih baik dan ada juga yang negative (distress) yang menyebabkan munculnya berbagai masalah psikologis yang menyebabkan terganggunya fungsi dan produktivitas. Setiap orang akan memberikan respons stres yang berbeda dalam menghadapi stresor yang
terjadi dalam hidupnya. Respon stres ini sebenarnya bertujuan menyelamatkan kita, memberikan kita kesiapsiagaan dalam menghadapi suatu tantangan.
Pada saat sedang stres, tubuh mengeluarkan berbagai hormon seperti kortisol & adrenalin yg membuat jantung berdetak lebih cepat dan kuat, meningkatkan aliran darah, mengencangkan otot-otot dan menyiagakan seluruh panca indera.
Stres bisa berdampak negatif apabila terjadi dalam porsi yang lebih besar dan waktu yang lebih lama serta kurang baiknya manajemen stress yang dimiliki oleh ssorg. Tidak jarang stres yang berdampak negative ini berujung pada masalah/gangguan kejiwaan.
Berikut ini adalah gejala-gejala STRES, yaitu :
1. Gejala kognitif :
a. Masalah memori
b. Sulit berkonsentrasi
c. Membuat keputusan yang buruk
d. Hanya melihat dari sudut pandang yang negatif
e. Rasa cemas terhadap berbagai hal yang terus menerus muncul
2. Gejala fisik :
a. Gatal/nyeri di berbagai bagian tubuh
b. Diare/sulit buang air besar
c. Mual dan pusing
d. Nyeri dada dan jantung berdebar
e. Hasrat seksual yang menurun
f. Terasa dingin di ujung jari
3. Gejala emosi :
a. Mood anyg labil
b. Mudah emosi/marah/tersinggung
c. Gelisah, tidak bisa tenang
d. Merasa sendirian dan terisolasi
e. Depresi, sedih, perasaan tidak gembira
4. Gejala perilaku :
a. Nafsu makan meningkat atau menurun
b. Sulit tidur atau terlalu banyak tidur
c. Tidak mau bersosialisasi atau bergaul
d. Menunda-nunda pekerjaan dan tanggung jawab
e. Menggunakan alkohol, merokok, narkoba untuk mencoba rileks
f. Perilaku cemas: menggigit kuku, mondar mandir, melirik kiri kanan
Apabila ditemukan gejala seperti di atas berarti, gejala negatif stress sedang menghinggapi kita. Ini hal yang kurang baik, ada yang tidak pas dengan keseimbangan mental kita dan perlu dilakukan intervensi agar bisa kembali normal.
Manajemen stres adalah cara kita menghadapi dan mengelola stresor yang sedang kita hadapi, yang dapat dilakukan dengan cara :
-4A-
1. Avoid (hindari) : apabila memungkinkan kita hindari sumber stressor yang menyebabkan kita stres. Misal berita berita mengenai pemilu
2. Alter (rubah) : apabila kita tidak bisa menghindarinya maka kita bisa coba merubahnya, coba libatkan orang lain dalam menghadapi stresor yang sedang kita hadapi, atur prioritas mana yang perlu dikerjakan saat ini, delegasikan hal yang bisa kita delegasikan pada orang lain, tidak usah merasa terlalu bertanggung jawab terhadap hasil pemilu
3. Adapt (beradaptasi) : Saat stresor tidak bisa dihindari dan dirubah maka kita bisa mengatur respon kita terhadap stresor tersebut ke arah yang lebih positif. Fokus pada hal-hal yang menggembirakan dan menyenangkan dari pekerjaan kita tersebut. Coba bersantai, berolahraga
atau bercengkrama dengan keluarga.
4. Accept (terima) : belajar untuk menerima suatu keadaan dalam hidup kita meski itu rasa menyakitkan dan menyedihkan, tetapi itulah bagian warna warni kehidupan kita. Pelajari hikmah yang kita dapatkan dari kejadian ini. Hidup tidak selalu menang, berhasil, bahagia TETAPi
kalah, gagal dan sedih adalah juga bagian warna warni kehidupan.
Beberapa tips yang bisa dilakukan dalam mengelola stres adalah :
· Lakukan relaksasi otot dan mengatur pernafasan sehingga tubuh terasa rileks setiap kali merasa stres
· Lakukan olah raga yang teratur 30 menit setiap hari
· Makan makanan yang sehat dan bergizi, hindari makanan dengan banyak bumbu penyedap, pengawet dan pewarna yang berlebihan. Perbanyak makan sayur, buah dan ikan. Jauhi junk food.
· Tidur yang cukup setiap harinya
• Miliki sudut pandang yang positif terhadap berbagai hal
• Lakukan diet media sosial, games dan internet
• Miliki teman dan komunitas yang suportif
· Beribadah dan berdoa akan membuat kita merasa tenang dan jauh dari stres.
Mari kita kenali gejala stres dan lakukan manajemen stres yang baik agar hidup tetap bisa berwarna dan ceria. Semangat menjalani hidup dan jauh dari efek negatif stres. Untuk yang menang pun tidak perlu terlalu berlebihan merayakan kemenangan dan menyebabkan teman yang kalah menjadi semakin stres. Rayakan kemenangan dengan apa adanya, wajar dan positif.
Apabila ditemukan adanya gangguan kejiwaan, segeralah berkonsultasi dengan profesional kesehatan jiwa seperti psikiater, psikolog, perawat jiwa dan pekerja sosial.
Salam sehat jiwa
"Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."
(Matthew)
?LaKe?
dr.Lahargo Kembaren,SpKJ
Psikiater, Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial